
Menyikapi komentar Laskar Badai mahakam tentang komentar LBM (laskar badai mahakam) tentang pemukulan terhadap anggota Lbm yaitu samsuni.pada pertandingan antara Ps. Persisam Putra VS Persimaltra tanggal 22 April 2007 bahwa itu terjadi pemutar balikan fakta yang sangat pengecut.
Tak kurang dari seluruh Korwil Pusamania, diantaranya Kapak Merah diwakili Herman , Dayat, Ivan dan dari Korwil Pasar Segiri, Fossi , H Danca, H Andang juga dari Korwil Garis Keras sdr. Imron . Juga dari Korwil The Pumpkinz dkk dan juga dari seluruh Korwil Pusamania sangat jijik dengan komentar LBM yang sangat jauh dari fakta dan keluar jauh dari jiwa Ksatria.
Kejadian itu yang sebenarnya adalah berawal dari mulut samsuni sendiri yang tidak bertanggung jawab dengan secara terang terangan menantang anak-anak Pusamania untuk berkelahi, padahal masalah spanduk yang dipermasalahkan sudah diselesaikan secara baik-baik oleh Ketua Pusamania Bung Tommy dan ketua keamanan LBM yaitu Andi Samsul Alam. Tetapi karena mulut lancang dari Sammsuni itu sendiri yang berakibat ia harus dibonyok anak-anak Pusamanaia, malahan Ketua Kami yaitu Bung Tommy lah yang harus melerai agar Samsuni tidak semakin babak belur akibat ulahnya sendiri.Karena mulut badan binasa......sadarlah itu.
Kalo kelahi ya..kelahi aja, jangan kelahi tapi kalo kalah lapor Polisi... bikin malu aja..itulah rata-rata komentar anak-anak Pusamania . Pusamania tidak gentar dengan siapapun walaupun kami bukanlah kumpulan orang yang suka cari gara-gara, kami suporter yang fanatic dan cinta damai, tapi kalo ada yang mulai ... Silahkan !
Senada dengan itu komentar keberatan juga datang dari Ketua suporter Balistic Balikpapan Bung H Kamarudin , Mandau Mania Bontang Bung Daniel, juga dari Mitman Kukar sdr. Ony dan Rudy yang ketiganya merasa ditipu olah LBM bahwasanya mereka mengecam kejadian tersebut dan mendukung masalah ini ke jalur hukum . Ini suatu kebohongan publik yang dilakukan oleh LBM bahwasanya mereka tidak pernah berkomentar apapun tentang masalah ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada Bung Tommy sebagai Ketua Pusamania dan AS Kaltim, dan mereka tatap solid mendukung secara penuh semua kebijakan Bung Tommy.
Bung H Kamarudin berkomentar......Wah, bohong besar Laskar itu.. saya tidak pernah komentar apa-apa soal kejadian tersebut dan saya tepap mendukung apapun tindakan dari Bung Tommy , karena itu mungkin hanya langkah untuk memecah belah persatuan di tubuh AS Kaltim dengan menyebar isu murahan , karena mereka kan bukan anggota AS Kaltim.
Senada dengan itu juga Bung Daniel Patiwael dari Mandau Mania dan juga Bung Rudy dari MitMan merasa tidak pernah berkomentar mendukung LBM seperti yang di Website mereka , bahkan bung Daniel berkomentar bahwa mereka itu kurang ajar dan pembohong besar.... mereka aja nggak pernah menghubungi kami kok tiba-tiba ada komentar saya di website mereka, saya sangat keberatan dan secara lantang teman-teman dari Balistic akan menempuh jalur hukum untuk kebohongan ini.
Dan menurut penulis sendiri Bahwa LBM bukan sekali ini melakukan kebohongan publik, dulu waktu pertama berdiri mereka juga gembar-gembor sebagai suporter resmi yang diakui PSSI, padahal itu suatu kebohongan dan ketololan untuk menipu masyarakat. Setelah di cek di BLI ( Badan Liga Indonesia ) dan PSSI oleh Assosiasi suporter Indonesia , bahwa benar mereka pernah mengahadap ke BLI tetapi ditolak mentah-mentah .....karena PSSI atau BLI memang lembaga yang bukan menaungi Lembaga Suporter ! yang menaungi adalah ASI ( Assosiasi Suporter Indonesia ) dan di Kaltim adalah Assosiasi Suporter (AS) Kaltim , sementara LBM juga ditolak di AS Kaltim karena mereka adalah Suporter yang Nggak Jelas...!
Dulu waktu nggak ada LBM di Samarinda aman dan damai, setelah ada mereka ini malah terjadi perpecahan di tubuh pecinta sepak bola di Kota Tercinta ini .
Dan celakanya LBM ini dipimpin oleh orang yang nggak jelas...siapa dia ? dari mana dia ? dan Yoyok Setiawan ini selama ini apa yang sudah diperbuat untuk persepak bolaan Samarinda ???, jangan-jangan ada kepentingan terselubung di balik ini ? apalagi ini adalah masa menjelang PILKADA Gubernur.Masyarakat Samarinda berhati-hatilah dengan orang yang tidak jelas asal-usulnya ini.
Kami semua warga pecinta bola Samarinda dan keluarga besar The Republic Orange Pusamania tetap mendukung langkah Ketua Kami Bung Tommy, bahwa itulah tindakan yang tepat dilakukan seorang pemimpin yang bertanggung jawab terhadap Organisasi dan anak buahnya.
Apapun siap saya korbankan untuk Pusamania dan Persisam Putra.... begitu komentar Bung Tommy ringan saat ditanya tentang masalah ini.Semua orang Samarinda Tahu siapa saya dan bagaimana saya membesarkan sepak bola di Samarinda ini mulai zamanya Putra Mahakam sampai zamanya Persisam Putra sekarang ini, jadi saya nggak perlu banyak omong biar masyarakat yang menilai.
HIDUP PUSAMANIA..... VIVA AS KALTIM .....