 Menang,….. itu kata yang pasti dimiliki PERSISAM didalam laga melawan SUMALINDO. Namun Persisam harus membenahi tiap lini sebelum bertanding dengan penghuni Liga Super PERSIK Kediri Sabtu mendatang.
PERSISAM memang boleh dikatakan Pasukan THE DREAM TEAM masyarakat kota Samarinda (PUSAMANIA). Sejak menit awal permainan sepenuhnya dikuasai Persisam Putra, hingga pada menit ke 20 Gol pertama terlahir melalui pemain asing baru Persisam Putra yaitu Carlos dengan tendangan bebas berjarak 15 meter dari mulut gawang yang tidak dapat diantisipasi oleh kiper Sumalindo.
Pada menit ke 35 serangan yang dibangun oleh Cornelius Geddy dari sebelah kiri dengan speed powernya yang boleh dikatakan luar biasa menggiring bola masuk kedalam jantung pertahanan Sumalindo dan kemudian memberikan umpan crossing yang langsung diselesaikan Ilham Jayakusuma dengan tendangan keras mendatar dengan derasnya masuk ke gawang Sumalindo. Seharusnya gol dapat tercipta sebelum Gol Ilham Jayakusuma, sayang tendangan penalty carlos masih membentur tiang gawang Sumalindo.
Sorak Gembira ratusan Pusamania dan Pusamanita yang hadir dilapangan memberikan semangat buat para pemain Persisam Putra. Tempo permainan semakin meningkat, namun tidak tercipta lagi gol setelah peluit babak pertama ditiupkan wasit.
Pada jeda babak pertama usai, muncul sosok yang tak asing lagi di lihat oleh Pusamania yaitu dengan kedatangannya JOA CARLOS (Mantan Pemain asing Arema dan PSIS SEMARANG) yang sering terlihat dalam tiap laga Liga Indonesia di televisi.
JOA CARLOS yang baru tiba dari keberangkatannya dengan membawa tas koper langsung di uji coba Manajer Aidil Fitri untuk bermain di babak kedua.
Dengan menggunakan kostum bernomor punggung 24, JOA CARLOS yang berperan sebagai playmaker dengan begitu baik memberikan umpan-umpan yang cantik dan terukur kepada pemain Persisam lainnya. Kontan saja para Pusamania menepukkan tangan mereka dengan permainan yang di perlihatkan JOA CARLOS dengan umpan-umpannya, sayang penyelesaian akhir dari Kurniawan dan Ilham kurang memuaskan.
Pada babak kedua, serangan mulai bervariasi dan kreatifitas anak-anak Persisam mulai terlihat, namun sayang.. lagi-lagi penyeselaiannya kurang maksimal. Tendangan Salto Ilham Jayakusuma deras melambung diatas mistar gawang. Sebelum berakhirnya babak kedua, terjadi pelanggaran (Hands Ball) pemain Sumalindo di kotak terlarang.
Kurniawan sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan pinalti pertama yang gagal. Bola dengan matang dilesahkan Kurniawan dipojok kanan Gawang. Pada babak kedua, rotasi pemain di lakukan Pelatih Riono Asnan dengan memasukkan Tommy Pranata, Gantar Khan, Joa Carlos, Aco (Ade) Karoubaba, Munirul Islam, Jhoni, dan Khoirul.
Pemain Yang di Turunkan :
- Samosir Tamani,
- Kasiadi
- Engelbert Etoga
- Marcel Mandagi
- Akbar Rasyid
- Kerry Yudiono
- Cornelius Geddy
- Uston Nawawi
- Carlos
- Kurniawan Dwi Yulianto
- Ilham Jayakusuma.
P.Cadangan : Ngadiono, Aspul A, Jhoni, Munirul Islam, Tommy Pranata, Khoirul, Aco (Ade) Karoubaba, Joa Carlos, Gantar khan, Daniel, Fachruddin, Wahyu. |