SAMARINDA – Tuntas sudah ambisi Persisam untuk menuai hasil maksimal saat menjamu kesebelasan dari Tanah Kaili Persipal Palu. Dalam pertandingan alot yang berjalan cukup keras semalam di Stadion Madya Sempaja, Elang Borneo mampu unggul tipis dengan skor 2-1 lewat Heading Denimar dimenit 55 dan gol Eric Manga 2 menit sebelum pertandingan usai. Gol balasan Persipal sendiri dicetak oleh Cisse Mahmudau di menit ke-74.
Pertandingan sebenarnya berlangsung menarik sejak awal babak pertama. “Laskar The Hammer” julukan Persipal Palu, mampu mengimbangi permainan cepat anak-anak Elang Borneo yang diarsiteki Carlos De Melo. Skill individu yang diperagakan oleh pemain-pemain Persipal sebenarnya sempat merepotkan lini tengah dan belakang Persisam. Namun keberuntungan masih berpihak pada tuan rumah. Serangan Persipal lewat Nobon, Andi Tondrang, Valdir, dan Adi Supriyadi, selalu kandas dilini pertahanan Persisam yang dikawal Eric Manga, Yus Arpandi dan Denimar.
Memasuki menit ke-40 momen penting terjadi. Dianggap melanggar Yus Arpandi yang melakukan pergerakan cepat disisi kanan pertahanan Persipal, tekling salah sorang bek Persipal berbuah Penalti. Menganggap bukan pelanggaran, pemain Persipal langsung bereaksi. Protes keras langsung mereka tujukan pada wasit Arif Bulkihi. Sempat diwarnai aksi dorong-mendorong oleh pemain Persipal. Arif tetap bersikukuh pada keputusannya. Sayang, eksekusi Boumsong, malah melayang diatas mistar gawang Didik Hartono.Hingga turun jeda, kedudukan tetap imbang 0-0.
Tak malu didepan pendukung setianya, Elang Borneo berinisiatif mengendalikan permainan. Ditekan terus menerus, hasil positif akhirnya diraih pada menit ke-55. unggul postur tubuh, Denimar memenangi duel dibarisan pertahanan Persipal. Headingnya tak mampu diantisipasi oleh Didik.
Persisam semakin bernafsu untuk menambah keunggulan. Lewat aksi Arman, Boumsong dan Alamsyah, beberapa kali lini pertahanan Persipal dibuat kerepotan.
Memasuki menit ke-70 pertandingan sempat dihentikan untuk mengheningkan cipta sejenak. “Baru saja kami terima kabar Sekkot Samarinda HM Saili meninggal dunia,” ungkap ketua PSSI Samarinda Aidil fitri yang memimpin hening cipta.
Keasyikan menyerang, Persisam justru kecolongan dimenit 74 lewat heading Cisse Mahmudau yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persisam.
Dari sini pertandingan berlangsung semakin keras, beberapa kali pelanggaran diperagakan kedua tim. Dua kartu kuningpun sempat diterim Persipal lewat Zoalang dan Nobon juga oleh Supratman dari Persisam.
Beruntung Persisam mempunyai Eric Manga. Pemain bertahan yang termasuk agresif dalam menyerang ini, menjadi kunci kemenangan Persisam lewat gol nya di pengujung pertandingan. Kontan saja, ribuan Pusamania yang setia mendukung Persisam, histeris.
Pertandingan menarik. Sayang dinodai oleh kepemimpinan wasit yang saya anggap terlalu mengada-ada. Penalti Persisam dibabak pertama tak seharusnya terjadi,” ungkap asisten pelatih Persipal Abd Rahman Paduay yang menggantikan sementara pelatih Persipal Erwin Sumampow.
Gol anak-anak semua bersih. Saya kira keputusan wasit sudah betul,” ungkap Carlos De Melo pelatih Persisam.
ditulis (IMRON)
sumber (KALTIM POST)