"Jadwal yang dikeluarkan memang belum baku, sebab bisa saja terjadi perubahan. Tetapi kalaupun tak ada perubahan, saya melihat jadwalnya sudah cukup bagus kok," kata Poseng.
Sama dengan tim Divisi Utama, baik Persisam maupun Mitra harus main away sebanyak dua kali dalam satu tur. Ada tambahan tim di grup empat ini, beda dengan musim lalu. "Karena ada tambahan tim, berarti away kita bertambah dan biaya juga jadi bertambah besar," imbuh Poseng.
Dua tim baru yang bergabung dengan Mitra dan Persisam Putra di Grup IV tersebut masing-masing adalah Persidago Gorontalo, Persipal Palu dan Perselamra Maluku Utara, Ternate. Ada 10 tim di Grup IV dan hanya dua tim teratas yang lolos ke 8 Besar.
Secara terpisah, sekretaris tim Mitra Kukar Fahmi SE setelah mengetahui jadwal kompetisi tersebut mengaku tak masalah.
"Sudah ideal, tak masalah meski kita harus main di luar kandang duluan. Justru itu menguji kemampuan tim. Hasil bagus, tentu Mitra akan semakin di dukung, tapi kalau pun di dua away tersebut hasil yang diraih kurang memuaskan, tentu bisa membalasnya saat main di kandang sendiri," tegas Fahmi. Derby Kaltim di Divisi I akan dimulakan pada Minggu, 29 April, dimana Persisam Putra akan menjadi tuan rumah terlebih dulu, setelah itu pada 5 Agustus berlangsung derby kedua di Stadion Rondong Demang, Mitra yang akan menjamu Persisam Putra.
"Kita semua sih berharap dua tim asal Kaltim mampu lolos ke divisi utama. Mudah-mudahan Mitra Kukar dan Persisam Putra bisa maksimal saat mengarungi ketatnya kompetisi nanti," pungkas Fahmi. (upi)