
SAMARINDA. Persigo menjadi salah satu lawan berat Persisam Putra di pentas Kompetisi Divisi I Ligina 2007 Grup IV musim ini. Dilihat dari posisi klasemen sementara, seolah menasbihkan Persigo adalah ancaman serius bagi Christiano Oliviera dkk. Dan duel keras malam ini di Stadion Madya Sempaja, bakal menjadi bukti kalau kedua tim memang pantas berada di papan atas. Ketika bertemu di putaran pertama di kandang lawan, Elang Borneo harus mengakui keunggulan Laskar Lahilote dengan skor 1-3.
"Saya memang tak menangani tim saat itu, tetapi main di kandang sendiri menjadi kesempatan Persisam Putra untuk membalas kekalahan tersebut," ujar Riono Asnan, arsitek tim.
Ya, saat mengalami kekalahan di kandang lawan Carlos de Mello masih menjadi pelatih kepala. Dua kekalahan di ranah Gorontalo atas Persigo dan Persidago, menjadi awal dipecatnya pelatih asal Brazil tersebut.
Kemenangan ujar Riono selain menjadi suatu kewajiban, juga untuk menjaga kans lolos ke divisi utama. Persigo diakui mantan pelatih Persiraja Banda Aceh ini sebagai salah satu kekuatan paling berbahaya di Grup IV.
"Kekalahan Persigo atas Mitra Kukar tak bisa kita jadikan ukuran kekuatan lawan," jelasnya.
Meningkatnya motivasi pemain seiring kemenangan telak atas Persidago, menjadi modal berharga bagi Riono untuk kembali menerapkan taktik serupa. Permainan Persisam Putra memang sangat berbeda kala mengalahkan Persidago. Nyaris semua pemain menjalankan tugasnya dengan baik, dengan melakukan pergerakan secara mengejutkan dari lini kedua.
"Mudah-mudahan penampilan saat itu tak jadi klimaks dari aksi para pemain," harap Riono.
Absennya Munirul Islam di bek sayap lincah yang biasa beroperasi di sisi kiri memang mengurangi daya gedor ke jantung pertahanan lawan.
"Tapi tim ini tak pernah tergantung hanya pada satu pemain saja," tegasnya.
"Yang jelas malam besok (malam ini, Red) kita harus menang untuk membuktikan kualitas kita sendiri," ungkapnya.
Secara terpisah pelatih Persigo Welly Podungge mengaku kalau timnya dipastikan tak bisa tampil maksimal. Pasalnya 5 pemain inti mengalami cedera pasca duel keras lawan Mitra Kukar.
"Kami harus memaksimalkan pemain yang selama ini sering duduk di bangku cadangan. Sebenarnya di tim Persigo tak ada istilah pemain inti atau cadangan, semua sama bagusnya. Hanya pemain yang cedera dan terkena akumulasi kartu selama ini menjadi pilar utama dalam tim," ujarnya. (upi)