Pada Bulan Juni 2007 saat reses putaran pertama Kompetisi Liga Indonesia Divisi I , tepatnya pada tanggal 6 sampai dengan 17 Juni 2007 , kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya oleh para pengurus PUSAMANIA untuk mencari hal-hal baru yang berguna menambah wawasan bagi warga The Republic Orange PUSAMANIA.
Dipimpin langsung oleh sang President Republic Orange , Bung Tommy dan mengajak serta dirigent terbaik PUSAMANIA yaitu, Hendrik dan Ivan yang kebetulan keduanya berasal dari KorWil “Kapak Merah” dan Bung Kombang dari Aremania Borneo untuk melakukan perjalanan panjang Tour keliling Jawa .
Misi kali ini disebut “ Tour de Java” karena misinya berkunjung untuk menjalin tali silaturahmi dengan rekan-rekan supporter di Jawa, tentu saja tidak bisa seluruhnya markas supporter di Jawa bisa dikunjungi karena banyaknya komunitas supporter di Jawa , disamping itu juga karena waktu yang sangat singkat.
Rombongan PUSAMANIA berangkat dari Samarinda pada tanggal 6 Juni dengan tujuan pertama adalah Jakarta , dimana sobat lama Pusamania, yaitu The Jak Mania sudah melakukan kontak pertama dan menunggu rombongan Pusamania, apalagi pada tanggal 9 Juni bertepatan dengan pertandingan COPA Dji Sam Soe di Stadion Lebak Bulus antara tuan rumah PERSIJA Jakarta melawan PSIS Semarang. Yang akhirnya dimenangkan PERSIJA Jakarta dg skor 1-0.
Lama rombongan PUSAMANIA di Markas The Jak Mania , kesempatan ini dipergunakan untuk kangen-kangenan dengan teman-teman The Jak Mania disamping bertukar pikiran tentang misi ke depan supporter Indonesia , kebetulan juga hadir di markas The Jak Mania teman-teman dari supporter PSIS Semarang, yaitu Bung Edy dari SNEX dan Bung Rofiq dari Panser Biru. Suasana makin hangat dengan bergubungnya dedengkot The Jak Mania lainya, yaitu Bung Danang, Ricco, Richard, Yusuf dan Agung , diskusi pun makin hangat.
Setelah dari Jakarta rombongan Pusamania melanjutkan Tour nya ke Kota Bandung di mana teman-teman VIKING telah menunggu, selama di kota kembang ini rombongan PUSAMANIA selalu dipandu oleh Bung Gareng dkk, karena Sang Ketua , Bung Heru Joko tidak ada di tempat di karenakan sedang mendampingi Team PERSIB Bandung yang sedang tandang ke Pati dalam laga COPA Dji Sam Soe. Selama di Bandung Team PUSAMANIA juga sempat berkunjung ke Lembang dan sekitarnya dan tentu saja menimbah ilmu kepada teman-teman VIKING dalam mengelola OutLet nya yang terkenal itu.
Dari Bandung Team PUSAMANIA Melanjutkan Tour nya ke Jawa tengah, tapi sayang tujuan utama di Solo dan Semarang berlangsung amat singkat di karenakan para petinggi dari PASOEPATI , Bung Mayor tidak ada di tempat karena mendampingi Team nya yang berlaga tandang di COPA Dji Sam Soe, dan Ketua SNEX dan PANSER BIRU sudah bertemu Team PUSAMANIA di Jakarta.
Selesai dari Jawa tengah, Team PUSAMANIA langsung meluncur ke Jawa Timur, dengan sasaran teman-teman B- Fasterz Bonek Mania, ULTRAS Gresik, DELTRAS Sidoarjo, AREMANIA dan NGALAMANIA Malang, Laskar SAKERA Pasuruan.
Semua Markas supporter Jawa Timur tadi sudah dikunjungi termasuk bertemu langsung dengan para Petingginya. Banyak hal yang di bahas oleh Bung Tommy bersama para petinggi supporter tersebut di samping bertukar fikiran dan pengalaman guna memajukan komunitas supporter ini.
Bagi warga The Republic Orange PUSAMANIA banyak sekali ilmu yang bisa diambil dari pengalaman perjalanan ini , terutama cara teman-teman supporter di Jawa ini dalam mengelola Organisasinya juga tata cara memobilisasi Massa nya.Banyak sekali ilmu yang diambil disini walaupun dari beberapa segi PUSAMANIA juga memiliki kelebihan yang orang lain tidak punya. Memang di dunia tidak ada yang sempurna………………….
Setelah hampir satu minggu Team PUSAMANIA melakukan kunjungan yang melelahkan walaupun juga mengasyikan, Rombongan ini juga tidak lupa untuk bersantai di tempat wisata alam . seperti Taman nasional Gunung Bromo yang sangat terkenal itu Disamping untuk menenangkan pikiran juga untuk merenung di tempat yang agak terpencil agar bisa lebih tenang dalam mengkaji hasil kunjungan ke markas supporter di Jawa tersebut.
Hasil kajian tersebut secara global bisa di tarik kesimpulan bahwa , kita Komunitas Suporter Indonesia ini “besar “ namun belum bisa memaksimalkan “kebesaranya” untuk hal yang menguntungkan Komunitas supporter itu sendiri. Tugas besar bagi para Petinggi Suporter itu untuk menatap ke depan apa yang harus diperbuat guna mengantisipasi perubahan zaman. Ternyata dengan modal teriakan Yel-Yel dan tabuhan genderang saja tidak cukup untuk menaikan harkat dan martabat Suporter Indonesia.
Itulah sekilas tulisan dari Team PUSAMANIA dalam lawatanya di Jawa , semoga pengalaman ini juga bisa bermanfaat bagi rekan-rekan yang tidak bisa ikut dalam rombongan Pusamania walaupun hanya dari membaca media ini. Dan untuk lebih jelasnya KLIK DI GALERI PHOTO………….
Trims atas atensi dan saran dari The Republic Orange News
Gambar ada di GALERI PHOTO