ketua Pusamania Ir Tommy Ermanto Pasemah saat dikonfirmasi masalah ini mengaku kalau Pusamania sebenarnya sempat mengajak Laskar Badai Mahakam seragam dalam kostum.
"Kami ingin satu stadion itu satu warna yaitu oranye, tetapi mereka (Laskar Badai Mahakam) tetap dengan kostum mereka. Sebenarnya hal ini bisa mengakibatkan terjadinya perselisihan antar suporter," ujar Tommy.
Mengenai rentannya terjadi gesekan antar suporter sendiri, Tommy menjelaskan kalau dirinya sebenarnya menerima baik kehadiran Laskar Badai Mahakam.
"Kami tak mau tahu apa nama mereka, tetapi yang penting kostumnya harus sama, oranye. Dari zamannya Putra Mahakam, Pusam sampai Persisam Putra, suporternya ya pakai oranye, bukan biru," ucap Tommy.
Tommy sendiri secara terang-terangan mengatakan kalau dirinya tak bertanggungjawab kalau terjadi gesekan antar suporter di Stadion Madya Sempaja, hanya karena perbedaan warna kostum.
"Kita sebenarnya bisa mencontoh suporter The Jak dari Jakarta. mereka datang dari berbagai wilayah di Jakarta, tetapi hadir ke dalam stadion dalam satu warna, hal tersebut sebenarnya juga terjadi di Samarinda, bukan berbeda seperti yang terjadi selama ini," imbuhnya Tommy. (upi) |