Vata sendiri mengaku sebelumnya kalau dirinya memiliki dua sertifikat, yaitu lisensi Youth untuk melatih tim junior dan sertifikat dengan lisensi A. Namun dikatakan Aidil sertifikat Vata tersebut diambil lewat coaching clinic saja di Australia, bukan pelatihan sebagaimana seharusnya seorang pelatih mendapatkan sertifikat.
"Saya berbicara dengan pengurus teras PSSI dan BLI membicarakan persoalan pelatih di Persisam Putra. Jawaban dari mereka menyatakan Vata tetap tak bisa menjadi pelatih di divisi I," sambatnya lagi.
Namun Aidil masih mencari solusi agar Vata tetap bertahan di Samarinda. Pasalnya sebagian kontrak sudah diberikan pada pelatih asal Angola tersebut.
Dengan adanya pernyataan ini maka Vata yang sebenarnya berambisi membawa Persisam Putra melangkah ke divisi utama, tak lagi mendampingi latihan tim terhitung sejak hari ini. Sementara waktu asisten pelatih Agusman Riadi, Ody Bahrun dan Agus Waluyo dipercaya menangani tim.
Disinggung tentang pelatih pengganti Vata, Aidil menyebutkan mantan pelatih PSM Makassar Carlos de Mello sebagai pengganti.
"Ya, kami sudah menghubungi Carlos untuk menjadi pelatih pengganti Vata. Rencananya Selasa (21/2) Carlos sudah tiba di Samarinda dan mulai menjalankan program latihan kepada pemain," katanya lagi.
Aidil juga menegaskan kalau kedatangan Carlos tak akan banyak mengubah komposisi pemain yang ada saat ini, terutama pemain asing.
"Untuk dua pemain asing yaitu Erick dan Bationo tak bisa digantikan karena keduanya sudah menandatangi kontrak. Sementara Alberto Gonzales masih kita lihat perkembangannya," papar Aidil. (upi)
|